Senin, September 24

Aniaya Seorang Ibu, Kapolri Copot Jabatan AKBP M. Yusuf dari Kasubdit Pam Obvit

loading...

Foto AKBP M. Yusuf

SUAKA – JAKARTA. Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mencopot jabatan AKBP M. Yusuf dari Kasubdit Pam Obvit di Bangka Belitung.

AKBP M. Yusuf menendang seorang ibu-ibu yang diduga melakukan pencurian di toko miliknya, di Jalan Selindung, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (11/7/2018) sekira pukul 19.00 WIB.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Mohamad Iqbal mengatakan, kejadian itu membuat Kapolri gusar. “Terkait dengan video pemukulan itu, Kapolri marah besar. Kapolri marah dan akan copot AKBP Y hari ini juga,” ujar Iqbal saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (13/7/2018).

AKBP M. Yusuf dicopot sesuai telegram ST/1786/VII/2018 yang ditandatangani Karo SDM Polda Babel Kombes Enjang Hasan Kurnia. AKBP M. Yusuf digantikan AKBP Stevanus.

Iqbal menerangkan, perilaku AKBP M. Yusuf tidak mencerminkan jargon polri yang profesional, moderen, dan terpercaya. “Anggota Polri saat ini harus menghilangkan arogansi kekuasaan, dan menekan kekerasan eksesif,” kata Iqbal.

Kini, AKBP M. Yusuf harus menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, “Tentunya setelah dicopot, akan ada mekanisme yang bersangkutan akan melalui Propam,” ucap Iqbal.

Sebelumnya, Kamis (12/7/2018) sejumlah group WA di Provinsi Bangka Belitung dan group WA di Provinsi Kalimantan Selatan Bahkan Group WA Nasional dikejutkan dengan aksi seorang pria berpakai kaos yang bertuliskan POLISI dibelakang kaos punggungnya menendang dan memukuli seorang ibu dan seorang anak kecil.

Beragam tanggapan dan pembahasan dilontarkan warga di berbagai group WhatsApp dan meminta pimpinan Polisi atau Kapolri menindak oknum tersebut secepatnya dan secara tegas agar tidak ada lagi Polisi-Polisi kedepannya yang tidak bermoral tersebut.

Belum diketahui permasalahannya hingga terjadi penganiayaan di salah satu supermarket di Kota Pangkalpinang itu. Berbagai tanggapan bermunculan di berbagai group WA, dan kebanyakan meminta oknum polisi itu dipecat secara tidak hormat dari kepolisian, karena sikapnya itu memperlihatkan seorang anggota polisi yang tidak bermoral.

Sebelumnya, menanggapi hal tersebut Brigjen Pol Syaiful Zachri saat dikonfirmasi mengatakan sebagai pimpinan dirinya menegaskan akan mengambil tindakan apabila pria yang dimaksud benar seorang oknum perwira polisi.

Brigjen Pol Syaiful Zachri hanya menjawab singkat saat ditanya apakah sudah menerima laporan kejadian tersebut. “Sudah sedang ditangani oleh Propam,” kata Brigjen Pol Syaiful Zachri

Dalam video berdurasi 30 detik yang menyebar tersebut, terlihat oknum diduga perwira menengah Polda Kepulauan Bangka Belitung tersebut memegang kerah baju seorang anak laki laki dengan tangan kiri.’

Sementara itu seorang ibu dan seorang wanita muda terlihat bersimpuh sesekali memohon ampun. Dan tampak pria menggunakan baju oranye dengan tulisan POLISI tersebut beberapa kali memukuli anak lelaki tersebut menggunakan tangan kanan tanpa melepas pegangan di bahu sang anak.

Terlihat juga ia sempat menendang ibu tersebut dan memukul menggunakan sandal ke bagian kepala.

Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Abdul Mun’im mengatakan dirinya mendukung jika korban aksi tersebut melaporkan secara resmi. “Laporkan saja saya sendiri sebagai manusia tidak terima hal ini,” kata AKBP Abdul Mun’im. (Red)

Bagikan via:

Baca Juga:





Tinggalkan Balasan

error: Maaf dilarang mengcopy-paste!

Klik gambar di atas untuk menutup iklan