Rabu, Juli 18

Misteri Kematian Wartawan Online Kalsel, Akan Ada Aksi Besar Menuju Dewan Pers

SUAKA – JAKARTA. Beredar informasi akan adanya aksi damai para wartawan yang akan dilakukan pada tanggal 04 Juli 2018 dengan tiga agenda di tiga titik berbeda. Informasi beredar luas di banyak group whatsapp kewartawanan yang berisi akan melakukan aksi dan menginventarisir massa dari berbagai elemen wartawan mulai dari organisasi wartawan, wartawan secara pribadi hingga kepada perusahaan media-media. Terlihat sangat banyak dukungan dan respon yang positif, disinyalir aksi ini adalah aksi besar karena terlihat ada gabungan dari banyak organisasi wartawan. Aksi ini merupakan bagian kepedulian insan pers atas misteri meninggalnya wartawan online dari Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Agenda awal adalah dukungan dan menghadiri sidang lanjutan Perbuatan Melawan (PMH) dengan tergugat Dewan Pers yang digugat dua organisasi wartawan. Titik kumpul untuk aksi pertama ini, dari informasi yang beredar itu di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Agenda kedua adalah tabur bunga atas perlakuan diskriminasi dan kriminalisasi pers, serta solidaritas wartawan atas tewasnya wartawan online Muhammad Yusuf di Kotabaru Kalimantan Selatan. Aksi dilakukan di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebun Sirih, Jakarta Pusat. Agenda ketiga, Halal Bi Halal dan diskusi media bersama Forum Group WA #Menggugat Dewan Pers, yang akan dilaksanakan di Hotel Luminoor, Pecenongan Jakarta.

Masih dari informasi yang sudah beredar luas itu, aksi ini adalah rangkaian yang dilakukan pada Hari Rabu, tanggal 04 Juli 2018 mendatang yang dimulai pada pukul 11.00 wib di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Belum ada yang mengklaim secara resmi aksi solidaritas wartawan ini.

Menurut informasi yang dihimpun oleh media ini, kegiatan ini dilakukan secara spontanitas atas apa yang menimpa wartawan Muhammad Yusuf di Kotabaru hingga meregang nyawa lantaran karya tulisnya berhadapan dengan hukum dan banyaknya peristiwa serupa yang dialami oleh wartawan-wartawan media kecil/menengah yang menyebabkan masuk ke jeruri besi. Dewan Pers diklaim sebagai penyebabnya.

Belum ada yang mengklaim secara resmi siapa yang menggerakkan aksi ini, akan tetapi nama pentolan PPWI dan SPRI berada dibarisan teratas. Gerakan ini ternyata banyak respon positif dan dukungan yang kuat dari kalangan wartawan, organisasi wartawan maupun dari media-media massa cetak dan online yang bersiap untuk bergabung.

Dari informasi yang dihimpun media ini juga, bahwa ada juga kelompok-kelompok wartawan dan organisasi wartawan di daerah-daerah yang mempersiapkan diri melakukan aksi yang sama di wilayah masing-masing.

Intinya para insan pers yang peduli dipersilahkan datang dan berhadir untuk ikut dalam gerakan tersebut nantinya yang dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2018. (team)

Bagikan via:

Baca Juga:





Tinggalkan Balasan

error: Maaf dilarang mengcopy-paste!