Senin, Mei 21

“DEWA” Judi Kocar Kacir Saat Disergap Kepolisian

SUAKA-PALANGKA RAYA. Aparat Palangka Raya menggerebek lokasi judi dadu gurak yang disebut-sebut terbesar di Kalimantan Tengah. Namun, tak ada satu pun penjudi maupun bandar yang berhasil diciduk.

Mereka berhasil lolos lari kocar kacir saat disergap. Polisi hanya mengamankan puluhan sepeda motor yang ditinggal kabur pemiliknya yang di duga pelaku penjudi tersebut.

Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, penggerebekan di Jalan Temanggung Tilung XVI, Jum’at (13/4) dini hari tersebut, merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang sudah lama diterima.

Lokasi itu sebenarnya sudah berulang kali ditindak, namun bisnis haram itu ternyata terus berjalan. ”(Penggerebekan) ini kami lakukan karena sudah diimbau. Saya tegaskan, tidak ada ampun (untuk aktivitas perjudian),” kata Timbul kepada wartawan suarakalimantan.com.

Timbul mengungkapkan, pihaknya gagal mengamankan para bandar dan penjudi. Mereka berhasil kabur saat disergap aparat. Para penjudi itu langsung ambil langkah seribu, lari ke semat-semak di sekitar lokasi.

Saking takutnya diamankan, sebanyak 48 kendaraan langsung ditinggal. Ironisnya, satu di antara motor itu berpelat merah alias kendaraan dinas milik . Polisi juga mengamankan puluhan botol miras dan perlengkapan judi.

Ada ratusan lapak judi dan perlengkapan lainnya yang disita aparat dan langsung dibakar di lokasi tempat perjudian tersebut. “Kami akan berangus kegiatan judi dadu gurak di lokasi ini,” tegasnya.

Mengenai sepeda motor yang diamankan, Timbul menuturkan, apabila pemiliknya ingin mengambil sepeda motor tersebut, wajib menunjukkan surat menyurat kendaraan.

”Motor tetap ditahan sampai pemiliknya bisa menunjukkan surat menyurat asli. Baru bisa kami serahkan, termasuk satu sepeda motor pelat merah,” katanya.

Timbul menegaskan, apabila ada kedapatan mengulangi hal yang sama, para pemain akan diberikan sanksi, sementara bandarnya dijerat pasal tentang perjudian. ”Ini komitmen kami memberangus dagur,” ucapnya. (TIM)

Bagikan via:

Baca Juga:





Tinggalkan Balasan

error: Maaf dilarang mengcopy-paste!