SHOPPING CART

close

Pemkab Seram Bagian Barat Terindikasi Korupsi Lebih dari Rp 7,5 Milyard

SUAKA – SERAM BAGIAN BARAT. Sehubungan dengan adanya dugaan tindak pidana penyalagunaan Keuangan Negara di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku “Realisasi Belanja Barang dan Jasa di Sekertariat Daerah Tidak didukung dengan Bukti Pertanggungjawaban atau Tidak Melaui Proses Otorisasi dan Verifikasi,”

Sehingga Terindikasi ‘Fiktip dan Penyalagunaan Sebesar Rp7.517.845.357,00 (Tujuh miliar lima ratu tujuh belas juta delapan ratus empat pulluh lima ribuh tiga ratus lima puluh tujuh rupiah),” oleh bendahara pengeluaran berinisial RT dan AP Tahun Anggaran 2016, Jum’at 03 Oktober 2017

Pada Tahun Anggaran 2016, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat mengalokasikan anggaran Belanja Langsung Sekertariat Daerah sebesar Rp16.047.554.839.,00, dengan realisasi sampai dengan tanggal 31 Desember 2016 sebesar Rp15.968.524.267,00 atau 99,51%. Belanja Lansung tersebut meliputi Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, serta Belanja Modal.

loading...

Realisasi Belanja Barang dan Jasa di Lingkungan Sekertariat Daerah tidak didukung Bukti Pertanggungjawab dan Berindikasi Fiktip sebesar Rp4.940.648.271,00. Realisasi Belanja Barang dan Jasa di Lingkungan Sekertariat Daerah tidak dilakukan otorisasi dan virifikasi sebesar Rp2.577.197.086,00.

Terjadi indikasi kerugian daerah dari balnja barang dan jasa sebesar Rp.7.517.845.357,00 (Rp.4.940.648.271,00 + Rp.2.577.197.086,00) dan penyajian belanja barang dan jasa, beban barang dan jasa, dan Kas di Bendahara pengeluaran tidak wajar sebesar alias Fiktip sebesar Rp.7.517.845.357,00. Hal ini disampaikan Darto Albana Ketua Paguyuban SBB.

Oleh karna itu Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) agar dapat membentuk tim untuk datang ke SBB dalam ramgka menumpas kejahatan korupsi di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Pihak dalam hal ini Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) maupun Kejaksaan tinggi Maluku (Kejati) dapat benar-benar menggungkap berbagai kasus korupsi yang ada di Kabupaten yang berjuluk Saka Messe Nusa ini,

Karna Seram Bagian Barat juga merupakan kabupaten terkorup disaat kepemimpinan Mantan Bupati Seram Bagian Barat, Yacobus F Puttileihallat, maka dari itu pihak KPK dan Kejati Maluku agar supaya dapat membersihkan para koruptor di Seram Bagian Barat, agar kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih saat ini Drs.Muhammad Yasin Payapo Mpd dan Tomatius Akerina SE.MSI bisa berjalan dengan baik. (07/RN/M).

loading...
Bagikan via:
loading...
Tags:

0 thoughts on “Pemkab Seram Bagian Barat Terindikasi Korupsi Lebih dari Rp 7,5 Milyard

Tinggalkan Balasan

  • Popular
  • Most Comments
  • Lastest
2019 Jalan Sungai Durian Menuju Simpang Empat Banian Akan Kembali Di Tingkatkan
Kapuspenkum Kejagung Tegaskan Kasus Kunker DPRD Banjar Tetap Proses Hukum
Satpol PP Tangkap dan Gunduli Dua Anak Punk
LEKEM KALIMANTAN Menduga, Proyek Gedung Laboratorium Sains dan Teknologi Tala Bermasalah
Ketum KIB Saran Bentuk TIM Kasus 98 & Sambut Baik Bentuk TIM Tuntaskan Kasus Novel
Tersiar Khabar Ayam Mati Akibat Vaksinasi, Kementrian Turunkan Tim Investigasi Ke Sinjai
Melalui Program (JMS) Kejari Kapuas Berikan Penyuluhan dan Penerangan Hukum dikalangan Pelajar
Refleksi Ibadah Bersama ASN, Sarmi Papua Aman dalam Lindungan Tuhan
Kemendiknas Tindaklanjuti surat edaran KadisdikBud Prov. Kalsel, Tentang Unas Thn 2018 – 2019.
Kemensos: Agar Kegiatan Bantuan Tepat Sasaran
Cek Data Sebagai Pemilih di Pemilu 17 April 2019
Di Makkah Habib Rizieq Shihab Do’akan, Ustadz Arifin Ilham Kondisinya Membaik
Kebakaran, Langgar Bintang Panglima Batur Juga Di Lalap Api
Wakil Ketua DPRD Tanbu Angkat Bicara Terkait Rusaknya Jalan Penghubung Dua Desa di Satui
Pemkot Jakbar Gandeng Team Jatanras Polres, Amankan HBKB kota Tua
Moeldoko Minta Relawan Jokowi Pasang Baliho Jokowi-Ma’ruf Amin
Rifka Jaya Soroti Merosotnya Perekonomian Di Era Presiden Jokowi
Warga Keluhkan Jalan Penghubung di Satui Kalsel Rusak Berat
Soroti Polemik Hi-Tech Mall Surabaya, APTIKNAS JATIM Siap Berkontribusi
Kapolresta Minta Maaf Atas Pengusiran Wartawan Saat Meliput Berita
error: Maaf dilarang mengcopy-paste!
%d blogger menyukai ini: