Kamis, Desember 13Menyuarakan Suara Rakyat Kalimantan

Propam Polda Kalsel Tahan Anggota Polisi Terlibat Pungli Di HST

SUAKA – . Disaat pihak kepolisian gencar memberantas pugutan liar (pungli), malah beredar video atas dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum anggota Polsek Labuan Amas Selatan, dan kini berita ini menjadi viral di media sosial, yang pada akhirnya mendapat respon dari Kepala Kepolisian Kalimantan Selatan ( ), Brigjen Polisi Rachmat Mulyana. D

Pasalnya kedua anggota Polsek Labuan Amas Selatan, Kalimantan Selatan, berinisial Aiptu MM dan Bripka DB, kedapatan melakukan pungli terhadap pengemudi truk. Aksi pungli yang terjadi pada Selasa (8/8), itu direkam oleh sopir truk yang mengaku bernama Cecep.

“Dua oknum Polsek Labuan Amas yang diduga melakukan pungli terhadap sopir truck itu sudah kami amankan. Kedua oknum tersebut memang anggota Polsek Labuan Amas Hulu Sungai Tengah (HST) berpangkat Aiptu dan Bripka yang saat ini ditangani Propam dan saya tempatkan yang khusus ,’’ ujar Kapolda, kepada wartawan, Selasa (15/8).

Tentunya tempat khusus soal penaganannya terhadap dua oknum yang telah ciderai institusi Polri. “Ulah kedua oknum itu sangat memalukan dan telah mencederai institusi Polri khususnya Kalsel, maka dari itu harus ia ditahan,’’ tegasnya.

loading...

Sanksi awal yang diberikan adalah kode etik, bukan lagi disiplin, sebab perbuatannya tercela, melakukan pungli dan penyalahgunaan wewenang dan perbuatan yang dilakukan kedua oknum tersebut tidak ada melibatkan pejabat lainnya, karena itu murni ulah kedua oknum, ujar Kapolda menegaskan dalam wawancaranya kepada wartawan. 

Kedua oknum melakukan pungli kepada sopir truk diduga dengan alasan menyangkut kelebihan muatan. Kasus ini terungkap karena beredarnya video di medsos. Begitu mengetahui beredarnya video yang berdorasi beberapa menit ini pihak Polda Kalsellangsung menurunkan tim baik dari Dit Intelkam dan Paminal Propam Polda Kalsel mengecek tentang kejadian tersebut. Hingga diperoleh identitas sang oknum tersebut. Karena diduga menyangkut dugaan pungli dan kejadian ini menjadi viral maka penanganan kasus inipun ditarik ke Propam Polda Kalsel, kata Kapolda.

Menurut Brigjen Polisi Rachmat Mulyana ini, Tak hanya itu kedua oknum ini pun dibawa ke Polda Kalsel untuk menjalani pemeriksaan berkenaan dugaan pungli yang ada di dalam video tersebut.

Informasi lain, video tersebut pertama kali masuk di Instagram Indozone, hingga akhirnya tersebar dan ramai diperbincangkan di facebook dan menjadi viral. Seperti dijelaskan HST disitus Tribarata News milik Polri, kejadian tersebut pada 8 Agustus 2017.

loading...

Itu semua diduga hanya gara-gara uang Rp100 ribu, dan kariernya di Polri terancam hancur, dan ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi anggota lainnya agar berhati-hati saat melaksanakan tugas. (TIM) 

Bagikan via:

One Comment

Tinggalkan Balasan

error: Maaf dilarang mengcopy-paste!
%d blogger menyukai ini: