Senin, Juni 25

​Aktivis LSM KALIMANTAN Berduka

SUAKA – . TELAH BERDUKA segenap aktivis LSM KALIMANTAN, karena pada hari ini salah seorang aktivis LSM KALIMANTAN bernama Mahdi Djantar, dengan usia 62 tahun telah meninggal dunia pagi tadi Jum’at, 11 November 2016,’ sekitar jam.09:15 Wita di Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Ulin .

Sebelumnya diketahui almarhum Mahdi Djantar diketahui siang kemaren Kamis (10/11) sekitar jam 13.30 Wita masuk IGD RSUD Ulin Banjarmasin diduga kambuh kembali sakit jantungnya.

Aspihani Ideris, yang merupakan salah seorang teman dekat almarhum Mahdi Djantar menuturkan bahwa almarhum merupakan salah satu seorang aktivis senior di Kalimantan, almarhum juga bagian dari kepengurusan dan pendiri Aliansi Jaringan Anak Kalimantan yang disingkat (AJAK), ujarnya.

Selain sebagai salah satu dari kepengurusan LSM AJAK, almarhum juga merupakan pimpinan beberapa LSM terkemuka di Kalimantan Selatan, yaitu diantaranya KERANDA KALIMANTAN, EKA 2000, SATRIA GERINDRA Banjarmasin, Inisiator berdirinya Gerakan Aliansi Bersatu “GAIB”, Presidium Aksi Bersama “AKBES”, Koordinator Garda Tipikor Indonesia Banjarmasin, Ketua TIM Sukses Relawan Cinta Ibnu Sina – Hermansyah (Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, dan banyak lagi yang lainnya, ujar Aspihani.

Jujur saya secara pribadi sangat kehilangan atas meninggalnya almarhum Mahdi Djantar, oleh karena itu saya atas nama pribadi maupun atas nama kawan-kawan aktivis LSM di Kalimantan mengucapkan belasungkawa yang semalam-dalamnya atas berpulang ke rahmatullah MAHDI DJANTAR atau yang dikenal dengan panggilan AYAH diusia 62 tahun pada hari ini Jum’at, 11 November 2016, Pukul 09.15 Wita.

Semoga almarhum mendapatkan tempat termulia disisi Allah SWT dan mohon do’a Nya bagi yang membaca berita ini, semoga beliau Khusnul Khatimah dan merupakan juga penghuni ahli Surganya Allah SWT. Amin.. Amin.. Amin…, tutup Aspihani Ideris.

Senada dengan Biro Humas LSM GEPAK , Anang Misran Hidayatullah alias H Anang Bidik juga mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Mahdi Djantar, karena beliau merupakan sosok orang tua yang patut kami contoh sikap dan sifatnya, ujar Anang Bidik.

Beliau dalam berteman bicaranya sangat santun dan selalu memberikan nasehat kepada kami aktivis-aktivis muda di Kalimantan agar dalam berorganisasi tersebut diutamakan kebersamaan dan kejujuran, kata Anang Bidik.

Kita do’akan, semoga almarhum Khusnul Khatimah dan Insya Allah nama beliau akan selalu kami kenang sebagai sosok aktivis yang benar benar mengutamakan pembenaran dalam bertindak serta sebagai ayah yang selalu memberikan motivasi kejujuran ditingkat aktivis LSM selama ini, ujar H Anang Bidik.

Ketua Umum Kerukun Rakyat Nasional Daerah Kalimantan (KERANDA KALIMANTAN), Syamsul Ma’rif SAg, menyatakan bahwa dirinya mengaku sangat kehilangan atas meninggalnya almarhum Mahdi Djantar, karena beliau merupakan panutan bagi kami sebagai aktivis junior di LSM.

“Almarhum merupakan panutan dan tauladan bagi kami sebagai aktivis LSM, karena beliau setiap saat selalu memberikan nasehat yang positif terhadap kami-kami”, ujar Acoel panggilan akrab Syamsul Ma’rif.

Kita berharap semua tingkah dan perbuatan beliau semasa hidup almarhum dapat menjadikan kita sebagai contoh dan pembelajaran yang patut ditiru, baik buat berorganisasi yang santun dan bermartabat, suguh Acoel kepada wartawan Suara Kalimantan.

Almarhum meninggal dunia telah meninggalkan satu orang istri dan dua orang putri. Saat ini almarhum Mahdi Djantar sekarang MASIH disemayamkan DI RUMAH DUKA jalan Simpang Pangambangan RT.28 NO.20 Kelurahan PENGAMBANGAN Kecamatan BANJARMASIN TIMUR Kota BANJARMASIN dan di makamkan di samping jalan seberang tinggal almarhum sebelumnya yaitu di pemakaman keluarga “Pengambangan-Banjarmasin” hari ini Jum’at (11/11) ba’da shalat Ashar. (TIM)

Bagikan via:

Baca Juga:





Tinggalkan Balasan

error: Maaf dilarang mengcopy-paste!